Jumat, 10 Desember 2010

rasulullah ya habiballah

ya rasulullah...
aku dengar nama indahmu membahana di hamparan luas bumi-Nya.
menyemangati hati yang terluka, menumbuhkan kembali semangat yang tlah patah.

ya habibullah...
ana memang belum pernah menatap wajah indahmu.
namun, cerita sucimu abadi dalamsejarah perjalanan iman ku.

kubuka kembali catatan sejarah tentangmu.
kau pemuda tampan dan sopan,
dari keturunan yang hebat dan terhormat.
namun, itu tak membuatmu sombong dan meninggi hati

ya muhammad..
besar pengorbananmu
bagai dunia tlah engkau genggam..
pesona lakumu
semerbak wewangian kembang 7 rpa dri tman firdaus-Nya

aku ingat....
engkau kan yang pertama kali menjenguk kafir quraisy yang meludahimu
engkau juga kan yang setiap hari beri makan pada yahudi buta yang mencacimu
engkau juga kan yang menyulam sendiri bajumu yang lusuh itu..



ya robb...
yang harap dalam setiap sujudku
aku ingin melihat wajah indahnya
aku ingin mengecup tangannya
tapi kini tlah brubah...
jarum jam pun terus berdetak
didetik2 penghabisanmu 2 kta terakhir keluar dri mulut sucimu
"ummati....ummati...."
sungguh ya rasul......
aku rindu kan hadirmu..